Kandungan dan Tips Membeli Ikan

Sorry bro baru bisa update postingan. biasa lah nama juga blogger serabutan. Hehe.. sebelumnya saya berserta semua sahabat surowungu mengucapkan minal aidzin wal faidzin mohon maaf lahir dan batin.
buat kali ini kita mau posting tentang kandungan dan tips membeli ikan. Orang-orang dahulu mengkonsumsi ikan tanpa tahu kandungan gizinya. asal makan yang penting kenyang. Hehe..
kemudian pada tahun 1950.an ada penelitian yang menyimpulkan bahwa orang eskimo (di greenland) lebih sedikit yang terkena serangan jantung daripada orang amerika. ternyata itu disebabkan orang eskimo (di greenland) mengkonsumsi ikan yang relatif banyak.
dan pada setiap bagian pada ikan memiliki kandungan gizi masing-masing. berikut kandungan gizi pada ikan. 

• Daging mengandung asam lemak tak jenuh omega-3 protein, vitamin
A dan B.
• Kulit mengandung vitamin A dan B2.
• Tulang mengandung mineral, kalsium dan fosfor.
• Isi perut mengandung vitamin dan mineral.
• Kepala dan mata mengandung polisakarida (sangat bermanfaat untuk kelembutan kulit dan pembuluh darah)

Dan berikut tips membeli ikan

•Jika membeli ikan, belilah yang paling segar. Ciri-ciri ikan yang masih segar adalah rupa dan warna ikan terang mengkilap, bau segar, mata jernih dan menonjol, insang berwarna merah darah, dan badan
ikan lembut elastis (jika ditekan dengan jari tidak berbekas)
•biasakanlah membeli ikan di tempat yang memiliki lingkungan bersih. atau anda bisa langsung beli pada nelayan yang pulang dari mencari ikan. sebab awalnya ikan yang baru ditangkap tidak mengandung bakteri.
• Jangan membeli atau mengkonsumsi jenis ikan yang nggak dikenal. sebab ikan yang sudah biasa kita konsumsi itu sudah terjamin mutunya. tapi jika belum pernah kita konsumsi sebelumnya dikhawatirkan jenis ikan tersebut tersebut
termasuk golongan ikan tidak mampu memetabolisme
logam-logam berat.
•Memanasi (memasak) ikan yang akan dimakan. ini bertujuan untuk membunuh bakteri-bakteri pathogen penghasil racun. tapi kenapa orang jepang yang biasa menkonsumsi ikan mentah?? seperti yang kita utarakan tadi awalnya ikan yang baru ditangkap tidak mengandung bakteri. kecuali menangkapnya di perairan yang tercemar. jadi jika anda nggak yakin ikan anda mengandung bakteri apa nggak lebih baik dimasak ja (kalau ane nggak bisa makan ikan mentah. bisa-bisa muntah-muntah entar. hehe...)

Berikut perbandingan ciri-ciri ikan segar dan tidak segar

Ikan segar


•Mata ikan segar, terang, bening menonjol dan cembung.
•Insang ikan segar warnanya merah sampai merah tua, terang dan cerah, serta tidak berbau.
•Lendir ikan segar cemerlang, homogen dan transparan.
•Sisik ikan segar melekat kuat, mengkilat, tertutup lendir jernih, sisik masih utuh, belum banyak yang hilang.
•Ikan segar berbau segar dan tidak ada bau-bau yang asing.
•Kondisi ikan segar, bebas dari parasit-parasit apapun, tanpa luka-luka atau kerusakan pada badan ikan, jika daging ikan ditekan maka teksturnya akan cepat kembali.

Ikan tidak segar


•Insang ikan yang tidak segar, insangnya kotor, berwarna pucat dan gelap keabu-abuan, berlendir dan berbau menyengat.
•Mata ikan yang tidak segar, redup, terbenam, berwarna kelabu dan tertutup lendir.
•Lendir ikan yang tidak segar agak mengering dan berwarna seperti susu.
•Sisik ikan yang tidak segar mudah lepas dan kadang banyak sisiknya yang sudah hilang.
•Ikan yang tidak segar berbau tidak enak dan sangat menusuk.
•Ikan yang tidak segar banyak terdapat parasit badannya lembek jika ditekan dagingnya tidak kembali.

Related Posts



3 komentar:

cerita tips kesehatan